Rabu, 13 Mei 2015

Brand engagement



Aku akan membahas Brand engagement, apa sih brand engagement adalah proses pembentukan hubungan emosional dan rasional, antara seseorang (karyawan atau pelanggan) dengan brand.
Secara umum adalah cara menghubungkan brand terhadap konsumen melalui berbagai “touchpoints”  yaitu urutan atau daftar cara-cara potensial, dimana brand melakukan kontak dengan masing-masing individu. Memiliki posisi di antara pemasaran, iklan, media komunikasi, media sosial, pengembangan organisasi, komunikasi internal dan HRD.

Kenapa brand engagement penting, karena brand ini akan selalu di benak konsumen serta brand ini memberikan sebuah pengalaman kepada konsumen yang pernah memakai brand tersebut serta konsumen secara otomatis akan menilai dari brand tersebut apakah baik atau buruk.




 contoh aja dimana otak manusia itu sebagai pemilik brand, untuk menggerakan tangan, kaki, dan laim-lain( konsumen), maka jika kita lihat dari contoh tersebut Dapat menggerakan pelanggan dan perusahaan untuk maju bersama. Dan diharapkan dapat memposisikan konsumen menjadi yang terdepan. Dapat menciptakan peluang pasar baru di mana perusahaan dan pelanggan dapat saling menciptakan nilai-nilai baru.

Brand Engagement yang sempurna akan mengahasilkan:
  • Reputasi dan harapan yang berada dalam pikiran dan hati setiap pelanggan (itu sebabnya brand dimilik pelanggan).
  • Berbagi Ide Besar (pemilik brand dan konsumen) bersama-sama dapat menghasilkan benefit melalui pengalaman, mendengarkan dan mengerti – ke seluruh chanel.
  • Menyampaikan promise dan pengalaman kepada pelanggan yang dapat membangun preferensi (terjadinya word-of-mouth).
  • Menambahkan nilai bagi bisnis (kinerja bisnis, menguntungkan untuk perusahaan secara finansial).

Jumat, 08 Mei 2015

Perceived quality


Simbol di atas pasti nya kita tahu apa? ya, logo apple pasti orang berpikir ini merupakan merk tekonologi dengan kualitas baik, harga mahal, high class,dll. Jika orang mau beli produk apple ini pasti orang sudah bersepsi akan memiliki kualitas yang baik di berikan oleh apple contoh nya iphone, yang gak pernah lemot, walapun ram masih 1GB tetap bisa mengalahkan android yang ram nya sudah 3GB.
contoh lain, kita mau beli mobil pasti orang sudah mikir beli merk Honda atau Toyota  antara 2 merk itu paling lebih yang sekarang kita ketahui, nah dalam persepsi ini orang sudah mendefinisikan sebagai persepsinya terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk atau jasa berkenaan dengan maksud yang diharapkan, misal nya mau yang hemat BBM, model nya sproty, dll, hal ini lah yang di sebut dengan Perceived quality.

brand management 2



Senin kemarin kelas menejemen merk membahas tentang brand management jauh lebih dalam, pada media marketing (digital, billboard, TVC) dimana di gunakan pada brand komunikasi message sangat penting yaitu bertujuan untuk mengkomunikasikan kepada konsumen, dan penyampaian brand kita kepada konsumen supaya bisa di ingat dan di kenal oleh konsumen.



 
Dalam mengkomunikasikan pada konsumen terdapat 2 bagian yaitu text copy right dan visual. jika membuat text copy right itu harus bagus, supaya membuat konsumen tertarik kepada brand kita, jika tidak akan di abaikan oleh konsumen. Pada visual ini terdapat visual message berupa media (iklan, direct marketing, word of mounth, PR and crisis management, sales promotion, personal selling) setelah itu barulah menghasilan sebuah tindakan atau di sebut push to action.
 
Dalam tahap membuat brand itu yaitu Branding- brand management-visual brand/message. Dalam visual brand/ message ini ada 3 unsur yang harus diperhatikan antar lain:
      • mindshare: apa yang ada di pikiran konsumen
      • heartsshare: seberapa terikat konsumen terhadap brand kita
      • moneyshare: menghasilan uang
3 unsur itu harus dilakukan dengan cara benar dan tepat.Dan ini lah dalam brand management yang lebih detail nya.

Merek Eksperiensial (Experiental Brand)



Aku akan membahas brand Merek Eksperiensial (Experiental Brand), jika kita pernah mengunjungi es RONs labolatory, yang ada di GI( grand indonesia), kita bisa merasakan bahwa kita berada di suasana laboratorium dan kita bisa melihat pembuatan es seperti yang ada di laboratorium misal nya ada nya asap dari gas nitrogen, pegawai menggunakan pakaian orang yang seperti kerja di laboratorium, bahkan jika kita memesan es dengan saus toping tambahan berupa suntikan.





kita seperti diajak ke laboratorium. Bangunan, penyajian, serta esnya terasa hasil dari laboratorium jika kita memakan secara langsung. maka pada tempat es itu membuat kita merasa betah dan selalu ingin kembali mengunjungi tempat es itu. Karena itu es RONs labs, bisa kita anggaap sebagai Merek Eksperiensial.

maka, dalam hal ini bisnis yang kita kembangkan sangat berpengaruh terhadap apa yang kita jual, atau yang kita berikan kepada konsumen dan kelebihan serta ke unggulan ini lah yang dapat membuat konsumen terpacu ingin membeli produk kita, karena ada kesan yang sudah menempel di benak konsumen.

Kamis, 07 Mei 2015

Digital branding

Hello guys, aku akan membahas digital branding, dalam pembahasan ini bagaimana kita membangun brand melalui teknologi, dan apa saja yang kita dapat butuhkan untuk membangun brand digital.Membangun kekuatan digital menjadi wajib dilakukan oleh perusahaan yang ingin menguasai pasar. Perusahaan yang berhasil di era digital, adalah perusahaan yang mampu menciptakan dan menggunakan kekuatan digital untuk membangun merek perusahaan.

Digital Branding termasuk dalam pemilihan nama, logo, warna, slogan dan aspek lain yang dapat mempengaruhi bisnis. Pilihan tersebut haruslah unik dan menarik agar bisa selalu tertanam dalam benak seseorang dan orang itu akan mencari brand perusahaan tersebut.

Sedangkan suatu proses di mana seseorang dapat menemukan kesesuaian konsep diri dengan citra tertentu, dan menjadi sebuah identitas, yang disebut Self Branding atau Personal Branding, sangatlah dipengaruhi oleh reputasi serta persepsi orang terhadap kita. Self Branding menjadi kebutuhan di era digital, dan beberapa perusahaan membangun Digital Branding dimulai dari Self Branding karyawannya.

 
Self Branding digunakan pada media sosial yang banyak kita ketahui antara lain nya Twitter, Facebook, LinkedIn, Google+ dan Path adalah beberapa situs jaringan sosial yang paling popular saat ini dan semuanya merupakan media online.

Brand identity2( yang harus di perhatikan)



Aku akan membahasa brand identity, walaupun aku sudah pernah membahas sebelumnya, kali ini aku akan membahas lebih dalam dan agar kita dapat mengerti apa sih yang harus di perhatikan dalam brand identity tersebut.

Brand atau Merk bukan sekedar logo atau nama perusahaan, melainkan image atau persepsi seseorang tentang produk atau perusahaan. Brand adalah kombinasi lengkap dari asosiasi yang dibayangkan orang ketika mendengar sebuah nama perusahaan atau produk.Proses mendefinisikan nilai, bertindak berdasarkan nilai, serta mengkomunikasikan nilai-nilai kepada pelanggan itu disebut sebagai proses brand building, proses untuk menunjukkan identitas merek (Brand Identity).

Ada 4 komponen yang harus di perhatikan dalam brand identity yaitu:
1. Positioning
Memposisikan product atau services yang ditawarkan ke konsumen. variablenya meliputi features, benefit, target market, target audience, dan positioning statement.
2. Verbal (Slogan)
Kata-kata yang dituangkan untuk komunikasi produk, yang menggambarkan produk atau jasa. Variable-nya meliputi nama brand, descriptor, positioning tagline.
3. Visual (Berupa Logo)
Menterjemahkan positioning dan verbal menjadi sebuah bentuk nyata dan umumnya adalah gambar. variablenya adalah logo dan visual graphic
4. Experiential (Kisah Brand)
Pengalaman Sesungguhnya ketika menggunakan produk atau jasa tersebut. Variablenya adalah identity, technology support, collateral, reatil store, online shopping.

Visual branding





Kali ini aku akan membahasa visual branding, aku ambil contoh dulu tahun 2000an ada ajang AFI yang mencari bakat penyanyi indonesia. Sekarang kita lihat AFI tidak menjadi populer seperti indonesia idol atau x-factor indonesia, bahkan pemenang penyanyi juara 1 pun tidak bisa terkenal hanya saja terkenal pada tahun itu saja. Artinya, brand itu harus di-maintain seperti layaknya kita merawat tanaman atau hewan peliharaan kita. Tanpa perawatan, maka tanaman akan layu, kering dan akhirnya mati.



Jadi, apa yang dimaksud visual branding? Sebuah sumber dari InfoVis.net mengatakan bahwa visual branding adalah pengaruh yang diakibatkan oleh suatu bentuk visual untuk mendifferensiasikan brand. Differensiasi artinya membedakan brand tersebut dari brand kompetitor, sehingga dapat terlihat dan dirasakan menonjol dibanding yang lain dan paling diingat audiensnya.

Adapun elemen-elemen terpenting sebuah visual branding terdiri atas:
- Brand (merk, logo) yang bisa berbentuk visual, susunan huruf atau keduanya
- Warna (produk, korporat)
- Komposisi semua elemen penyusunnya

Dan tiga hal tersebut biasanya lalu diimplementasikan dalam Brand Identity sebuah perusahaan atau sebuah produk, yang bisa kita lihat di media lini atas  maupun media lini bawah. Selanjutnya, kita bisa saksikan parade kampanyenya di iklan teve, iklan koran, liflet, brosur, billboard bahkan event-event off air. Tujuannya jelas, agar brand tersebut bisa dikenal oleh audiensnya: pertama bisa diingat secara visual, selanjutnya bisa diterima di hati.